A. Pengertian

Labiopalatoskisis adalah kelainan bawaan, saat embrio berkembang, bibir atas bagian kiri dan kanan tidak tumbuh bersatu. Sering pula bayi sumbing diikuti pula dengan langit-langit mulut yang terbelah ( Tjokronegoro, Atmojo. 2000 )

Labiopalatoskisis adalah suatu kelainan bawaan yang ditandai dengan adanya celah pada bibir, gusi, dan langit-langit yang dapat timbul sendiri atau bersamaan yang dibawa sejak lahir.

B.     Akibat Lanjut

v  Gangguan bicara

v  Bayi akan mengalami kesukaran minum

v  Dapat terjadi bahaya tersedak

v  Gangguan pertumbuhan dan perkembangan lambat

v  Mudah terserang infeksi saluran nafas

C.     Cara Memberi Makan Pada Anak Dengan Labiopalatoskisis

v  Mengangkat atau meninggikan kepala bayi saat memberi minum

v  Bayi dapat mengisap dot dengan baik asal dotnya diletakkan di bagian bibir yang tidak sumbing

v  Bayi cukup diberi minum dengan bantuan sendok secara prlahan dalam posisi setengah duduk atau tegak

v  Gunakan dot yang lebih panjang

v  Gunakan dot yang lubangnya dipinggir dan pada waktu bayi minum, lubang dot tersebut diletakkan di atas lidah

v  Dot harus serimg dikeluarkan untuk memberi kesempatan pada bayi untuk beristirahat

v  Ibu harus dilatih untuk memberikan ASI

v  Tetap jaga kebersihan saat memberikan asi

v  Gendong bayi dalam posisi tegak ( duduk ), untuk meminimalkan resiko aspirasi

v  Lakukan pemerasan atau gunakan pompa payudara untuk mengeluarkan asi

v  Cobalah untuk menyusui bayi dengan puting susu ibu, untuk memenuhi kebutuhan bayi untuk mengisap dan meningkatkan perkembangan otot bicara

v  Sendawakan dengan sering, karena bayi cenderung untuk menelan banyak udara

D.     Penatalaksanaan

1.   Penatalaksanaan tergantung pada beratnya kecacatan

2.   Prioritas pertama adalah pada teknik pemberian nutrisi yang adekuat

3.   Mencegah komplikasi

4.   Fasilitas pertumbuhan dan perkembangan

Syarat-syarat bedah plastik sebagai berikut :

v  Keadaan umum bayi baik

v  Berat badan minimal 3,5 kg

v  Umur bayi lebih dari 10 minggu

v  Bisa juga sebelum bayi dibawa pulang pada saat setelah proses melahirkan

E.     Penyebab

v  Dapat dikaitkan dengan abnormal kromosom, mutasi gen, dan teratogen

v  Kelainan bawaan sewaktu embrio berkembang

v  Karena infeksi virus yang diderita ibu pada kehamilan trimester I

F.      Tahap Penanganan Bibir Sumbing

Tahap sebelum operasi

Pada tahap sebelum operasi yang dipersiapkan adalah ketahanan tubuh bayi menerima tindakan operasi, asupan gizi yang cukup dilihat dari keseimbangan berat badan yang dicapai dan usia yang memadai.

Tahap sewaktu operasi

Pada tahap ini yang diperhatikan adalah soal kesiapan tubuh si bayi menerima perlakuan operasi, hal ini hanya bisa diputuskan oleh seorang ahli bedah

Tahap setelah operasi

Penatalaksanaan tergantung dari tiap-tiap jenis-jenis operasi yang dilakukan.