1. A. Pengertian

Anemia adalah suatu keadaan dimana  kadar hemoglobin menurun sehingga tubuh akan mengalami hipoksia sebagai akibat kemampuan kapasitas pengangkutan oksigen dari dalam darah berkurang (Supandiman, 1997).

Anemia merupakan suatu penyakit diman hemoglobin(Hb) dalam darah kurang dari normal.

Batas kadar hemoglobin yang normal untuk wanita adalah 12 gr % dan pria 14 gr % (untuk dewasa) dan tentu kita harus hati – hati atas faktor yang mempengaruhi nilai normal  tersebut.Dalam keadaan hemoglobin yang rendah, untuk memenuhi kebutuhan jaringan akan oksigen maka akan terjadi peningkatan denyut jantung.

  1. B. Penyebab Terjadinya Anemia
    1. i.      Makan makanan yang banyak mengandung zat besi dari bahan makanan hewani (daging, ikan, ayam, hati, dan telur) dan bahan makanan nabati(sayuran berwarna hijau tua, kacang – kacangan, dan tempe).
    2. ii.      Makan sayur – sayuran dan buah – buahan yang banyak mengandung Vitamin C (daun katuk, daun singkong, bayam, jambu, tomat, jeruk dan nanas)sangat bermanfaat untuk meningkatkan penyerapan zat besi dalam usus.
  1. Sebagian besar anemia di Indonesia disebabkan oleh kekurangan zat besi.
  2. Anemia zat besi dapat terjadi karena:
    1. Kandungan zat besi dari makanan yang di konsumsi tidak mencukupi kebutuhan.
    1. Meningkatnya kebutuhan tubuh akan zat besi
  1. i.      Pada masa pertumbuhan seperti anak – anak dan remaja, kebutuhan tubuh akan zat besi akan meningkat  tajam.
  2. ii.      Pada masa hamil kebutuhan zat besi meningkat karena zat besi diperlukan untuk pertumbuhan janin serta untuk kebutuhan ibu sendiri.
  3. iii.      Pada penderi penyakit menahun seperti TBC.
    1. Meningkatnya pengeluaran zat besi dari tubuh.

Perdarahan atau kehilangan darah dapat menyebabkan anemia. Hal ini terjadi pada penderita :

–          Kecacingan (terutama cacing tambang). Infeksi cacing tambang menyebabkan perdarahan pada dinding usus, meskipun sedikit tetapi terjadi terus – menerus yang mengakibatkan hilangnya darah atau zat besi.

–          Malaria pada penderita anemia gizi besi, dapat memperberat keadaan anemianya.

–          Kehilangan darah pada waktu haid berarti mengeluarkan zat besi yang ada dalam darah.

C.  Akibat Yang Ditimbulkan Anemia

1. Menurunkan kemampuan dan konsentrasi belajar.

2. Mengganggu pertumbuhan sehingga tinggi badan tidak mencapai optimal

3. Mengakibatkan muka pucat

D. Tanda dan Gejala Anemia

  1. Lelah, lesu, lemah, letih, lunglai (5L)
  2. Sering mengeluh pusing dan mata berkunang – kunang
  3. Gejala lebih lanjut adalah kelopak mata, bibir, lidah, kulit dan talapak tangan menjadi pucat

E. Pencegahan dan perawatan anemia

1.   Meningkatkan konsumsi makanan bergizi

–          Makan makanan yang banyak mengandung zat besi dari bahan makanan hewani   (daging, ikan, ayam, hati, dan telur) dan bahan makanan nabati(sayuran berwarna hijau tua, kacang – kacangan, dan tempe).

–          Makan sayur – sayuran dan buah – buahan yang banyak mengandung Vitamin C (daun katuk, daun singkong, bayam, jambu, tomat, jeruk dan nanas)sangat bermanfaat untuk meningkatkan penyerapan zat besi dalam usus.

2. Menambah pemasukan zat besi kedalam tubuh dengan minum Tablet Tambah Darah (TTD)

3. Mengurangi konsumsi the dan kopi