PERSIAPAN MENJADI ORANG TUA

Pengertian

  1. Ibu
    1. Ibu adalah sebuah sekolah, yang apabila engkau persiapan dengan baik, berarti engkau telah mempersiapkan suatu bangsa dengan dasar yang baik
    2. Ibu adalah sekolah bahkan sekolah pertama bagi anaknya, ibu bagaikan wadah pendidikan yang mengajar dan mendidik berbagai macam ilmu dalam kehidupan anak-anak dengan cinta dan kasih sayang
    3. Ibu adalah orang yang paling dekat dengan anak pada masa balita. Dan sangat berperan penting dalam perkembangan jiwa anak
  2. Ayah
    1. Ayah adalah seseorang yang berperan penting dalam membina sebuah keluarga yang ampu menjaga dan melindungi anak dan isteri dalam keadaan apapun
    2. Ayah adalah pencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan anak dan isteri, dalam kehidupan sehari-hari
  1. Persiapan Sebelum Kehamilan

Semua pasangan suami isteri pasti sangat merindukan kehadiran si buah hati. Tentunya menginginkan buah hati anak yang sehat dan cerdas. Maka kita sebagai calon ayah dan ibu harus mampu membenahi gaya hidup yan sehat, persiapan ini sebaiknya di lakukan enam bulan kehamilan.

1)      Persiapan Fisik

  1. Hentikan kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol. Karena asap rokok yang terhirup oleh calon ibu dapat menghambat suplai oksigen, sehingga risiko janin lahir prematur meningkat, dan minuman beralkohol membuat kandungan ibu melemah risiko mengancam keguguran. Sedangkan pada calon ayah, kadar alkohol
  2. Pilihan makanan bergizi

Membatasi asupan makanan bergula dan berlemak tinggi sangat di anjurkan. Usahakan anda dalam kondisi berat badan ideal agar proses pembuahan berlangsung sempurna

  1. Melakukan tes kesehatan

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan calon si ibu. Jika dalam pemeriksaan calon ibu dinyatakan mengalami gangguan kesehatan tertentu, biasanya dokter akan merekomenasikan agar menunda kehamilan sampai dinyatakan calon ibu dinyatakan sehat. Salah satu pemeriksaan yang wajib dilakukan adalah pemeriksaan darha untuk mengetahui apakah calon ibu mengidap virus-virus yang membahayakan kehamilan, seperti : toksoplasma, cytomegalo atau rubela.

  1. Melakukan vaksinasi

Ada 3 vaksinasi yan gperlu dilakukan oleh ibu untuk melindungi janinnya selama kehamilan dan menjalani proses kehamilan / persalinan, yaitu : vaksinasi MMR (Measles, mumps, rubella), vaksinasi TT (tetanus toksoid), dan vaksin hepatitis

  1. Persiapan psikis

Bagi calon ayah dan ibu. Proses kehamilan hingga melahirkan akan menjadi pengalaman istimewa. Namun pengalaman yang luar biasa adalah ketika anda berdua menjadi orang tua. Jadi, sebelum memiliki seorang anak, sebaiknya diskusikan perubahan dan tantangan hidup yang akan adan alami.

  1. Persiapan finansial

Persiapan yang dimaksudkan adalah perencanaan keuangna untuk mencukupi keperluan anak sejak masih berada dalam kandungan hingga lahir. Kehadiran seorang bayi berarti pertambahan biaya tetap bagi sebuah keluarga, yang secara tetap akan meningkatkan seiring kebutuhan pertumbuhan anak.

  1. Persiapan Menjadi Orang Tua (menjadi ibu dan ayah)

Kedudukan sebagai orang tua merupakan akibat wajar dan perkawinan dan merupakan akibat logis dari lahirnya anak. Kondisi-kondisi lahirnya anak pertama yang menjadikan seseornag memilih status sebagai orang tua menimbulkan situasi baru dan di perlukan kematangan dewasa awla untuk menghadapinya, yang mana diwujudkan oleh orang dewasa awal tadi dalam keluwesannya mengadakan penyesuaian.

Penyesuaian terhadap status keorang tuaan dipengaruhi oleh banyak faktor. Beberapa faktor yang utama meliputi : sikap terhadap kehamilan, sikap terhadap peranan sebagai ayah/ ibu, jenis kelamin anak, jumlah anak, harapan-harapan sebagai ayah/ ibu, perasaan-perasaan sebagai layak menjadi ayah / ibu, sikap-sikap terhadap pekerjaan dan perubahan peranan (Hurlock : 1968)

Di sepakati oleh banyak ahli bahwa pria yang menganut konsep perananan ayah serta tradisional akan merasakan bahwa songkongan utama terhadap anak adalah ekonomi, sedangkan pria yang menganut konsep perananan ayah secara modern, kebanyakan menyempatkan diri untuk memelihara anak bersama isterinya. Pemeliharaan ibu bukan saja dalam hal mengasuh asihnya, melainkan juga dalam hal mengajari, membimbing anak-anak mereka dalam belajar dan bermain bersama anak-anak mereka.

Namun di sini ibulah sebagai pendidik awal yang pertama kali meletkakan fondasi dasar. Terutama dalam aspek keimanan kepada anak dalam proses pendewasaan mental dan pematangan jiwa. Walaupun tugas keibuan sebenarnya adalah tugas yang full time, tak berarti ayah sebagai pencari nafkah tidak ikut bertanggung jawab. Betapa beratnya tugas seorang ibu, amun motivasi untuk rela dan bersungguh-sungguh menjadi seorang ibu akan mendapatkan kedudukan dan penghormatan yang tinggi terhadap seornag ibu berdasarkan sabda Rasulullah saw ”Surga itu di bawah telapak kaki ibu”.

Bila ibu-ibu dan bapak-bapak menginginkan generasi muslim yang tangguh dan bertaqwa tidak cukup dengan menghadirkan anak yang cerdas saja, melainkan anak-anak yang optimal dari berbagai segi seperti bofisik, psikopsosial, kultural dan spiritual, untuk skala dunia dan akhirat.

  1. Setiap pasangan suami isteri, tentunya kehadiran buah hati sangat dinanti-nanti. Idealnya kehadiran buah hati di rancang dari jauh-jauh hari agar anda dan pasangan siap dalam hal fisik, mental maupun materi. Persiapan yang harus kita lakukan adalah :

1)      Memulai diskusi

Sebagai wanita, wajar kiranya anda rindu memiliki buah hati yang lahir dari rahim anda sendiri. Idealnya pembicaraan awla mengenai anak sudah anda lakukan sebelum memasuki gerbang perkawinan. Perlu diingat keputusan ingin memiliki anak adalah murni keputusan yang datang dari anda berdua, bukan dipengaruhioleh teman, keluarga atau siapa pun juga. Dengarkan suara hati anda dan pasangan anda, kemudian buat keputusan terbaik bagi anda berdua. Memutuskan untuk memiliki anak dan menjadi orang tua merupakan langkah besar karena membutuhkan banyak kesiapan dan komitmen sungguh-sungguh dari anda berdua.

2)      Apa yang harus dipertimbangkan ?

Sebagai pasutri, tentunya anda harus mempertimbangkan perasaan anda mengenai anak, kemampuan mengelola waktu, keuangan dan visi di masa mendatang. Terkadang pasangan suami isteri yang mengira hadirnya seorang anak. Masalah akan selesai, nyatanya, hadirnya anak malah menambah masalah dalam hubungan suami isteri. Karena bayi memerlukan perhatian dan perawatan yang konstan, dan ia akan menyela waktu anda berduaan dengan pasangan

3)      Tentukan kapan anda siap memiliki bayi

Perkawinan anda harus memiliki landasan yang kuat sebelum anda membawa kehadiran jiwa lain dalam dunia anda berdua atau anda akan kesulitan menghadapi stress yang tak dapat dielakkan dengan menjadi orang tua

4)      Tetap komunikasi

Mereka yang sudha siap, harus mengambil keputusan. Bagi wanita karir yang akan menjadi calon ibu harus mempertimbangkan karirnya. Siapkah anda kehilangan karir setelah memiliki buah hati. Karena itu harus memperhitungkan wakutu terbaik untuk membentuk sebuah keluarga.

5)      Persiapan segala kemungkinan

Menjadi orang tua berarti harus siap segalanya. Anda harus siap seandainya menghadapi keseulitan selama kehamilan. Sikap saling dukung dan menguatkan sangat diperlukan dalam situasi seperti ini.

Iklan