PENGERTIAN

INFEKSI

PROSES DIMANA SESEORANG YANG RENTAN (SUSSEPTIBLE) TERKENA INVASI AGEN YANG PATOGEN ATAU INFEKSIUS YANG TUMBUH, BERKEMBANG BIAK DAN MENYEBABKAN SAKIT

INFEKSI NOSOKOMIAL

Adalah infeksi yang tidak diderita / tidak tampak pada saat seorang penderita masuk ke suatu sarana pelayanan kesehatan

Tidak cuci tangan dengan baik

Bekerja tak steril

Lingkungan RS

Penurunan daya tahan tubuh pasien

Respon Peradangan/Inflamasi

u 1. TAHAP I : RESPON VASKULER                 DAN SELULER

u 2. TAHAP II : EKSUDASI

u 3. TAHAP III : REPARASI

TAHAP I
RESPON VASKULER & SELULER

Kontriksi pembuluh darah di daerah injury (utk bbrp saat)

Segera terjadi dilatasi (pelebaran) pembuluh darah kecil     menghasilkan histamin darah banyak dialirkan ke area injury (      suplay darah)                hiperemia   KEMERAHAN, PANAS

Permeabilitas pembuluh darah meningkat di daerah injury : sebagai respon terhadap nekrosis jaringan dan mediator kimiawi (bradikinin, serotonin, dan prostaglandin), pengelu-aran histamin         keluarnya dari pembuluh darah : cairan, protein, lekosit EDEMA & NYERI (akibat penumpukan yang menekan pd ujung saraf lokal & mediator kimiawi bersifat asam iritasi)

Selama thap I ini : aliran darah melambat pada pembuluh darah yg melebar memfasilitasi mobilisasi banyak lekosit;

Ada 2 proses :

1. MARGINASI (menepi)    normal : di tengah

2. EMIGRASI (keluar dari pembuluh darah)

WBC PRODUKSI DI SUMSUM TULANG BELAKAN

Jumlah WBC (Normal : 4500 – 11.000/mm3)

u TAHAP II
EXUDASI

u Cairan yang keluar dari pembuluh darah, sel fagosit yang mati memproduksi EKSUDAT

u Protein plasma yaitu fibriogen, tromboplastin dan platelet bekerja sama untuk barrier / dinding dan mencegah penyebaran  Agen injury datang banyak melalui drainase limpatik

u Tipe eksudat :    – SEROUS / BENING

– PURULENT / KENTAL

– HEMORAGIK

TAHAP III
REPARASI

u REPARASI JARINGAN DENGAN REGENASI DAN REPLACEMENT / PENEMPATAN DENGAN JARINGAN FIBROUS (PEMBENTUKAN SCAR) / CICATRIK

PERTAHANAN TUBUH MANUSIA

u Individu normal mempunyai pertahanan tubuh yang melindungi tubuh dari infeksi, yang dikategorikan menjadi 2 jenis, yaitu :

u Pertahanan Non Spesifik

u Melindungi manusia terhadap semua mikro-organisme

u Pelindung anatomis & fisiologis, seperti : kulit, mukosa, bulu telinga/silia, makrofag, saliva, alis, bulu mata, enzym lisosom, air mata, asam lambung, pH cairan vagina, laktobasil di vagina, urine yg bersifat bakterio statik, reaksi infeksi / inflamasi atau peradangan :

u RANTAI INFEKSI; 5 TANDA INFEKSI, 3 TAHAPAN/TINGKATAN INFEKSI

u Pertahanan spesifik

u Sistem imun : a. Aktif     b. Pasif

u Antibody : IgM, IgG, IgA, IgD, IgE

MEKANISME PERTAHANAN TUBUH

u Pada manusia cara pertahanan tubuh terhadap agen penyakit terdiri dari 3 komponen :

u PERTAHANAN TUBUH MEKANIS

u Berperan dlm mencegah masuknya mikro-organisme ke dlm tuuh, dengan cara :                               menahan masuk, menghancurkan atau mengeluarkan mikro-organisme melalui lubang tertentu

u Sebagai pertahanan pertama tubuh

u Contoh : Kulit (garis pertama pertahanan tubuh)

Pencernaan : saliva, asam lambung, Ig, enzim, empedu

Genetal : mukosa, produk sisa

Limfatik : air mata, keringat

Respirasi : batuk, bersin, lisosim,Ig, silia, rambut, sekret,makrofag

RANTAI PENULARAN INFEKSI

u Merupakan konsep klasik pengendalian infeksi bila semua mata rantai ada, maka akan terjadi PENULARAN dari 1 orang ke orang lain bila satu mata rantai dihilangkan / dirusak, maka INFEKSI DAPAT DICEGAH

u Komponen yang diperlukan shg terjadi penularan adalah :

–        AGEN INFEKSI

u Bahan-bahan biologis, fisik, kimiawi

–        RESERVOIR

u Atau tempat dimana agen infeksi dapat hidup, tumbuh, berkembang biak dan siap ditransfer ke yang rentan

–        PINTU KELUAR / PORTAL OF EXIT

u Adalah jalan bagamana agen infeksi meninggalkan reservoir

–        MODUS TRANSMISI

u Adalah mekanisme transport agen ke yang rentan

–        PINTU MASUK / PORTAL OF ENTRY

u Adalah tempat dimana agen infeksi memasuki pejamu yg rentan

–        HOST / PEJAMU YANG RENTAN

u Adalah orang yang tidak memiliki daya tahan (resistance) yang cukup untuk mencegah infeksi / penyakit

Manusia sejak lahir sampai meninggal SELALU kontak dengan mikro-organisme

Sebagian dari mikro-organisme ini normal ada pada manusia dan “Tidak menimbulkan penyakit” / dapat ditoleransi tubuh disebut NORMAL FLORA

Iklan