Dapat Timbul Karena

  • 5% terjadi pada kaum pria dan 2% pada kaum wanita
  • kematian yang diakibatkan kanker mulut masih tinggi
  • kurangnya deteksi dini dan identifikasi pada kelompok resiko tinggi
  • kegagalan untuk mengontrol lesi primer dan metastase KGB servikal

ETIOLOGI

  • Faktor lokal

Kebersihan rongga mulut yang jelek, iritasi

kronis dari restorasi, gigi-gigi karies/akar gigi, gigi

palsu

  • Faktor luar

Karsinogen kimia berupa rokok dan cara

penggunaannya, tembakau, agen fisik,

radiasiionisasi,

virus, sinar matahari

  • Faktor host

usia, jenis kelamin, nutrisi, imunologi dan genetik

DIAGNOSA KLINIS

  • Anamnesis.

– Keluhan pasien

– keluhan-keluhan gigi sebelumnya

– riwayat medis umum yang lalu dan sekarang

– gaya hidup dan kebiasaan

– riwayat keluarga

– status sosioekonomi

– pekerjaan

Pemeriksaan klinis

Perubahan warna apakah mukosa mulut berwarna abnormal, misalnya putih, merah atau hitam

Konsistensi apakah jaringan keras, kenyal, lunak, fIuktuan atau nodular

Kontur apakah permukaan mukosa kasar, ulserasi, asimetri atau pembengkakan

Fungsi apakah pasien dapat membuka mulut dengan sempurna

Gambaran klinis

  • Tahap dini tidak menimbulkan gejala, diameter < 2 cm, berwarna merah dengan atau tanpa disertai komponen putih, licin, halus dan memperlihatkan elevasi yang minimal
  • Awal dari keganasan ditandai oleh adanya ulkus yang tidak sembuh-sembuh dalam waktu 2 minggu
  • Tanda-tanda lain dari ulkus proses keganasan meliputi ulkus yang tidak sakit, tepi bergulung, lebih tinggi dari sekitarnya dan indurasi (lebih keras), dasarnya dapat berbintil-bintil dan mengelupas.
  • Pertumbuhan karsinoma bentuk ulkus tersebut disebut sebagai pertumbuhan endofitik
  • Selain itu karsinoma mulut juga terlihat sebagai pertumbuhan yang eksofitik (lesi superfisial) yang dapat berbentuk bunga kol atau papiler, mudah berdarah. Lesi eksofitik ini lebih mudah dikenali keberadaannya dan memiliki prognosa lebih baik

Kanker pada lidah

  • Hampir 80% kanker lidah terletak pada 2/3 anterior lidah (umumnya pada tepi lateral dan bawah lidah) dan  pada posterior lidah
  • Gejala pada penderita tergantung pada lokasi kanker tersebut. Bila terletak pada bagian 2/3 anterior lidah, keluhan utamanya adalah timbulnya suatu massa yang seringkali terasa tidak sakit. Bila timbul pada 1/3 posterior, kanker tersebut selalu tidak diketahui oleh penderita dan rasa sakit yang dialami biasanya dihubungkan dengan rasa sakit tenggorokan.
  • Kanker yang terletak 2/3 anterior lidah lebih dapat dideteksi dini daripada rang terletak pada 1/3 posterior lidah.
  • Metastase limph node regional mungkin merupakan indikasi pertama dari kanker kecil pada lidah
  • Pada stadium awal, secara klinis kanker lidah  dapat berupa bercak leukoplakia, penebalan, perkembangan eksofitik atau endofitik bentuk ulkus.
  • Umumnya tidak menimbulkan rasa sakit kecuali ada infeksi sekunder

Kanker pada bibir

  • Kanker bibir selalu dihubungkan dengan orang-orang yang memiliki aktivitas diluar seperti nelayan dan petani. Sinar matahari mungkin terlibat dalam Patogenese kanker bibir. Umumnya lebih banyak terjadi pada bibir bawah daripada bibir atas
  • Pada awal pertumbuhan, lesi dapat berupa modul kecil atau ulkus yang tidak sembuh-sembuh.
  • Lesi yang lebih lanjut dapat berbentuk papillari, ulseratif atau infiltratif
  • Tanda yang paling penting adalah terdapat indurasi yang didapat pada pinggiran ulkus.