Pengendara motor yang sering melewati daerah-daerah yang rawan banjir tentu khawatir saat musim hujan tiba. Hal ini mengingat gangguan atau kerusaan yang mungkin timbul pada motor saat melewati banjir, apalagi kalau air tersebut sampai masuk ke dalam mesin.

Oleh karenanya untuk menghindari kerusakaan, perhatian pada mesin motor yang sempat terendam air hendaknya dilakukan, antara lain dengan mengganti oli karena mungkin oli yang lama kemasukan air. Meski relatif mudah untuk dilakukan, langkah ini hendaknya ditangani oleh mereka yang lebih ahli dibengkel agar bisa sekaligus dikuras.

Disamping itu, pemilik sepeda motor juga dapat memeriksa bagian busi. Bukalah busi dan bersihkan dengan cermat agar sistem pengapian tidak terganggu. Dan sebaiknya ganti busi dengan yang baru demi mendapatkan performa motor yang maksimal.

Kemudian ada baiknya lubang busi diberi pelumas sedikit agar bagian dalam lubang busi yang mungkin terkena air tidak mengalami korosi atau karat yang dapat menggangu dikemudian hari.

Untuk memastikan ”kesehatan” mesin, sebaiknya lakukan proses tune up agar komponen-komponen dalam mesin yang mungkin sudah tidak layak pakai seperti saringan udara dan saringan bensin bisa terdeteksi dan dapat segera diganti agar performa motor bisa tetap optimal.

Jangan lupa memeriksa bagian rem karena air yang masuk dalam sistem pengereman akan meninggalkan kotoran, kalau udah begini , gangguan seperti bunyi yang muncul saat pedal rem diinjak sampai rem yang tidak pakem seringkali muncul.

Untuk itu, selain membersihkan bagian ini, bagi yang menggunakan rem tromol penggunaan ”jalur air” pada kanvas rem ke tromol tidak terhambat oleh debu dan air yang sangat mungkin masuk kedalam sistem pengereman. Sinilah fungsi ”jalur air” tadi dimana ia dapat mengurangi debu dan air yang masuk.

Sumber: kompas

Iklan