Asalamualaikum…

Menurut pendapat saya Mungkin dalam hal ini Dosen ingin membantu mahasiswa dalam mendapat nilai, lagipula saya yakin nilai C yang diberikan tidak dengan mudah membuat para mahasiswa merasa puas. Terkadang tanpa dosen sadari, sikap seperti ini perlu adanya buat dosen ke mahasiswa.  Terkadang ada dosen yang selalu memberikan tugas terus menerus yang membuat mahasiswa kesal dengan dosen. Memang ini buat tujuan mahasiswa, tapi kalo sistem seperti ini terus dilakukan malah akan membuat garis lebar antara Dosen dengan Mahasiswa. Mahasiswa juga mengerjakaan tugas karena atas dasar takut tak mendapat nilai, hal ini tentu yang harus diperhatikan lebih oleh Para Dosen.  Ini yang menjadi penyebab jika ada keluar pertanyaan kepada mahasiswa sudah bisa apakah kamu di kuliah ??  banyak Mahasiswa yang bingung jika menjawabnya.  Memang mahasiswa sudah besar dan bukan anak Sd lagi, tapi pendekataan antara dosen dan mahasiswa juga perlu adanya.  Jika ini sudah dilakukan Mahasiwa juga bisa lebih berkreasi sendiri dengan dukungan Dosen itu sendiri.

Mungkin dengan semangat nilai C dosen itu dapat mengatakan kalo kalian “Mahasiswa” dapat mengerjakaan tugas lebih baik lagi jangankan Nilai C. Nilai B atau A pasti saya akan berikan.  Hal ini tentu akan menjadi pemacu semangat buat para mahasiswanya itu sendiri. Mungkin untuk lebih hal kongkrit bisa dilakukan survei lebih mendalam dalam hal ini.   Tapi semua itu kembali kepada Dosen yang mengajar dan Mahasiswa yang menjalankan Tugasnya.

Terimakasih